“Kami tidak bermain maksimal hari ini, tetapi kami tetap optimistis tim ini bisa tampil lebih baik ke depannya,” ujar pelatih asal Kuba tersebut.
Ia juga menjelaskan keputusan menurunkan pemain lapis kedua di akhir set ketiga sebagai bagian dari strategi dan regenerasi tim.
Salah satu pemain Bhayangkara Presisi, Alvin Daniel, mengungkapkan bahwa timnya bermain di bawah performa terbaik.
“Kami sempat mengimbangi LavAni di akhir set ketiga, tetapi masih banyak yang harus dievaluasi, terutama kerja sama tim,” kata Alvin.
Di kubu LavAni, asisten pelatih Erwin Rusni mengaku bersyukur atas hasil positif tersebut. Ia menilai para pemain mampu menjalankan instruksi dengan baik sepanjang pertandingan.
“Pemain tampil optimal. Servis, receive, dan blok berjalan cukup bagus,” ujar Erwin.
Sementara itu, Boy Arnes menilai performa tim secara keseluruhan sudah solid, meski evaluasi tetap diperlukan.
“Permainan kami cukup bagus, tetapi kekompakan tim tetap harus ditingkatkan,” ujarnya.
Dengan hasil ini, LavAni semakin percaya diri menatap laga-laga berikutnya di Proliga 2026, sementara Bhayangkara Presisi dituntut segera bangkit untuk menjaga peluang bersaing di papan atas klasemen.


