Lawan 3 Dosa Besar Pendidikan, Sekolah Damai Perkuat Siswa dan Santri dengan Nilai Perdamaian

Ia menguraikan bahwa generasi muda seharusnya bangga dengan Indonesia dengan segala keragamannya.

Bahkan banyak negara iri karena Indonesia bisa bersatu meski terdiri dari ribuan pulau dari Sabang sampai Merauke, ratusan suku, enam agama yang diakui, dan masih banyak lagi.

Bandingkan dengan Korea, dimana mereka hanya satu daratan terbagi menjadi dua negara.

Begitu juga dengan Rusia yang satu daratan terbagi beberapa negara bagian. Juga Yugoslavia, Czekoslavia, bahkan di Timur Tengah atau meski satu bahasa mereka terpecah menjadi 10 negara.

“Kami tidak pernah untuk mengimbau seluruh anak bangsa untuk selalu berkumpul dalam komunitas damai dan tetap bersatu padu. Perbedaan itu adalah sunatullah,” tukasnya.

Baca Juga :   Presiden Prabowo Ajak Umat Islam Teladani Akhlak Nabi Muhammad SAW di Peringatan Maulid 1447 H

Kemudian, lanjut Prof Irfan, masih dari survei Setara Institute, 56,3 generasi muda setuju hukum agama menjadi landasan bernegara. Padahal jelas, Indonesia bukan negara agama, tapi negara bangsa.

Pun dengan hasil 61,1 persen setuju penggunaan atribut agama di satuan pendidikan.

Menurut Prof Irfan, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan sebelumnya menyatakan tiga dosa besar pendidikan yaitu intolernasi, kekerasan, dan bullying banyak terjadi di satuan pendidikan.

Bahkan di media sosial banyak berseliweran konten-konten kekerasan dan bullying di satuan pendidikan, dimana banyak guru yang sudah tidak dihormati siswa.

Lalu bila guru memberi hukuman, mereka justru dilaporkan ke kepolisaan dengan tuduhan penganiayaan.

“Mari kita belajar karakter mengapa terjadi kekerasan dan mari kita pahami bersama, bahwa tiga dosar besar pendidikan boleh terjadi di satuan pendidikan. Mari kita jaga sekolah kita, Sekolah Damai harus mewarnai kebijakan di sekolah-sekolah,” tandasnya.

Baca Juga :   Survei PSI: Prabowo-Gibran Unggul di Pemilih Jokowi 2019

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share post:

Subscribe

spot_img

Popular

More like this
Related

Piknik Asik 2026 Jadi Ajang Kolaborasi Mahasiswa Pecinta Alam dan Wartawan untuk Penghijauan

BOGOR, TERMINALNEWS.CO - Kepedulian terhadap kelestarian alam terus digaungkan...

Festival Kemudahan dan Pelindungan Usaha Mikro 2026 Perluas Akses dan Perkuat Daya Saing UMKM

BALIKPAPAN, TERMINALNEWS.CO – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah...

MHT Awards 2026 Siapkan Hadiah Rp255 Juta, Kesit: Karya Jurnalis Harus Jadi Catatan Sejarah Jakarta

JAKARTA, TERMINALNEWS.CO – Anugerah Jurnalistik Muhammad Hoesni Thamrin (MHT...

Legalitas dan Sertifikasi Jadi Kunci UMKM Naik Kelas, Kementerian UMKM Perkuat Layanan SAPA UMKM

JAKARTA, TERMINALNEWS.CO – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah...