
Di sisi lain, pengelola lapangan juga sudah memberikan peringatan keras agar tidak terjadi keributan antar pemain, karena pertandingan bisa langsung dihentikan dan dibubarkan jika ada kontak fisik yang memicu kekacauan.
Terkait kinerja wasit, Rudiyansyah menyebut pihaknya telah memberikan sanksi kepada wasit yang dianggap tidak memenuhi standar kepemimpinan di lapangan.
“Ada wasit yang sudah kami evaluasi dan kami istirahatkan. Kami mengacu pada regulasi Liga 1; jika ada yang tidak becus memimpin, langsung kami ganti. Yang bagus, tetap kami pertahankan,” tegasnya.
Secara keseluruhan, kompetisi Liga Jakarta U-17 Piala Gubernur 2025 disebutnya berjalan kondusif dan menjadi ajang penting dalam mendukung regenerasi pemain sepak bola muda di ibu kota.

