
Sebaliknya, satu nama yang dinilai tidak terlalu terdampak oleh tenggat waktu tersebut adalah pelatih Paris Saint-Germain, Luis Enrique. Sejumlah pejabat senior Manchester United disebut sepakat bahwa juru taktik asal Spanyol itu merupakan kandidat favorit untuk mengisi kursi manajer di Old Trafford.
Meski begitu, United menghadapi kendala besar. Enrique masih terikat kontrak dengan PSG dan ada kemungkinan ia memilih memperpanjang masa baktinya di Parc des Princes. Selama melatih klub Prancis tersebut, Enrique telah mempersembahkan dua gelar Ligue 1 serta satu trofi Liga Champions.
Walaupun Carrick mendapat banyak pujian atas kinerjanya sebagai pelatih sementara, pengalaman Enrique di level tertinggi membuatnya dianggap sebagai peningkatan signifikan.
Bersama PSG, Enrique pernah disebut sebagai salah satu pelatih terbaik dunia. Ia bahkan berhasil memberikan gelar Liga Champions yang selama bertahun-tahun gagal diraih klub tersebut meskipun pernah diperkuat bintang-bintang besar seperti Neymar, Lionel Messi, dan Kylian Mbappé.
Sejak ditunjuk sebagai pelatih pada 2023, Enrique juga berada di jalur untuk meraih gelar Ligue 1 ketiga secara beruntun. Di kompetisi Eropa musim ini, PSG juga berambisi mempertahankan trofi Liga Champions, dimulai dengan duel fase gugur melawan Chelsea.
Statistiknya pun impresif. Dalam 158 pertandingan bersama PSG, tim racikan Enrique mampu mencetak 381 gol. Gaya bermain menyerang, penguasaan bola dominan, serta pressing intens menjadi ciri khas tim asuhannya.


