Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal, Gubernur NTT Emmanuel Laka Lena, Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, serta Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda.
Dalam kesempatan itu, Maruarar juga menyapa secara virtual pelaksana dan penerima bantuan BSPS di sejumlah daerah, termasuk Kabupaten Tanimbar, Maluku. Ia meminta pemerintah daerah terus mengawal program-program pro rakyat.
“Tanimbar menyala ya, terus perjuangkan rakyat dan kawal semua program-program yang pro rakyat bersama Anggota Komisi V,” katanya.
Program BSPS menjadi salah satu instrumen pemerintah untuk meningkatkan kualitas rumah masyarakat berpenghasilan rendah melalui bantuan stimulan pembangunan dan peningkatan rumah swadaya layak huni.
Pada 2026, total alokasi BSPS di NTB mencapai 6.918 unit dengan hasil inventarisasi dan verifikasi sebanyak 5.416 unit. Sementara Kabupaten Lombok Barat memperoleh alokasi 627 unit dengan total inventarisasi dan verifikasi mencapai 576 unit.
Maruarar juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kementerian PKP, pemerintah daerah, dan seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan program bedah rumah tersebut. Peluncuran BSPS regional diharapkan memperkuat sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam mempercepat penyediaan hunian layak serta pemerataan pembangunan perumahan di kawasan Indonesia timur.(*)


