Dalam momen krusial ini, Max Basing menunjukkan kelasnya sebagai mantan petenis peringkat 578 dunia. Ia menutup pertandingan dengan kemenangan tiebreak 7-6 (7), sekaligus mengunci gelar juara.
“Saya merasa bangga dan senang bisa tampil sebagai juara di seri pertama ini. Ini adalah hasil dari latihan keras dan persiapan matang,” ujar Max Basing usai pertandingan.
“Saya datang lebih awal dan sempat berlatih bersama Nathan sebelum turnamen dimulai. Itu membuat saya bisa beradaptasi dengan cepat di lapangan ini.”
Di sisi lain, Nathan Barki mengakui keunggulan lawannya. “Max tampil sangat bagus, terutama di set pertama. Rasanya seperti bermain melawan tembok,” kata Nathan.
“Saya sudah mencoba bangkit di set kedua dan sempat punya peluang. Tapi pada akhirnya, dia lebih fokus dan lebih siap. Saya harus puas sebagai runner-up.”
Atas keberhasilannya, Max Basing berhak atas hadiah uang tunai sebesar 3.600 dolar AS dan trofi juara.
Sementara itu, Nathan Barki sebagai finalis memperoleh hadiah sebesar 2.075 dolar AS serta trofi runner-up.
Turnamen UTR Pro Tennis Tour di Nusa Dua ini menjadi bagian dari rangkaian Amman Men’s World Tennis Tour Championship 2025 yang digelar di Indonesia.
Setelah seri pertama ini, kompetisi akan berlanjut ke seri kedua bertajuk ITF World Tennis Tour M15, yang dijadwalkan berlangsung pada 28 Juli hingga 3 Agustus 2025, di lokasi yang sama.
Kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang unjuk kemampuan bagi para petenis profesional muda dari berbagai negara, tetapi juga momentum penting bagi Indonesia dalam mengembangkan olahraga tenis di tingkat internasional.


