Dengan kemenangan ini, Max Basing berhak membawa pulang hadiah uang sebesar USD 2.160, sementara Matthew Dellavedova sebagai runner-up memperoleh USD 1.272.
Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Dito Ariotedjo, yang turut hadir menyaksikan pertandingan final.
Dalam keterangannya kepada media, Menpora Dito menyampaikan rasa bangganya atas suksesnya penyelenggaraan turnamen bertaraf internasional ini.
Ia juga menyatakan bahwa kehadiran fasilitas olahraga berstandar tinggi seperti lapangan tenis Nusa Dua Bali menjadi langkah penting dalam pengembangan olahraga dan pariwisata Indonesia.
“Indonesia, khususnya Bali, kini memiliki fasilitas tenis yang berkelas dunia. Saya berharap ke depan makin banyak turnamen nasional hingga internasional digelar di sini. Ini akan mendorong prestasi atlet kita dan sekaligus mempromosikan Bali sebagai destinasi sport tourism,” kata Dito.
Usai menyaksikan laga, Menpora juga menyempatkan diri berbincang dengan sejumlah petenis muda Indonesia yang turut bertanding dalam turnamen ini, seperti Gunawan Trismuwantara, Nathan Barki, dan Lucky Candra Kurniawan.
Kehadiran mereka menunjukkan bahwa petenis nasional terus mendapat kesempatan bersaing di level internasional.
Amman Men’s World Tennis Championship Seri II menjadi bagian dari kalender ITF World Tennis Tour M-15, yang diperuntukkan bagi para petenis profesional muda untuk mengumpulkan poin dan pengalaman bertanding.
Gelaran ini telah dua pekan berlangsung di Bali, menarik perhatian para pecinta tenis dan wisatawan mancanegara.


