“Saya mencermati bahwa Koperasi Astra menjadi salah satu koperasi karyawan yang sukses dan berkelanjutan dalam konteks ekonomi nasional. Keberadaan koperasi seperti ini sangat strategis karena bukan hanya sebagai sarana kesejahteraan anggota tetapi juga pendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkeadilan,” ujar Menkop Budi Arie.
Menkop Budi Arie juga mendorong agar koperasi tidak hanya mengejar keuntungan materi semata, namun harus menjadi alat perjuangan untuk memajukan kesejahteraan anggota dan masyarakat.
Dalam mencapai visi tersebut koperasi juga didorong untuk tidak fokus pada usaha simpan pinjam, tetapi mulai memperkuat usahanya di sektor riil.
Menurutnya investasi di sektor produktif dan menjalin kolaborasi antar koperasi akan menciptakan peluang keberhasilan yang lebih besar untuk sehingga dapat dirasakan oleh banyak orang.
“Saya yakin Koperasi Astra mampu menjadi pelopor transformasi ini, bahkan menjadi contoh nasional dan dapat berkontribusi lebih besar bagi ekonomi bangsa,” sambung Menkop.
Menkop Budi Arie juga mengajak Koperasi Astra untuk bersinergi dengan pemerintah dalam menyukseskan program Koperasi Desa/ Kelurahan (Kopdes/ Kel) yang ditargetkan dapat terbentuk sebanyak 80.000 unit. Kopdes/Kel ini diyakini dapat menjadi instrumen penting dalam upaya menggerakkan ekonomi desa berbasis gotong royong.
“Saya mengajak seluruh anggota Koperasi Astra untuk terus berkomitmen berkolaborasi serta menularkan semangat koperasi dengan ikut serta dalam pengembangan Koperasi Merah Putih di wilayah masing-masing,” pungkasnya.


