Menteri Ekraf Teuku Riefky menilai film Foufo dapat menjadi katalisator bagi pertumbuhan ekonomi kreatif di Indonesia, dengan menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan pendapatan masyarakat lokal melalui sektor-sektor seperti industri kuliner, fesyen, dan jenama lokal lainnya.
Film Foufo juga diharapkan dapat memberikan dampak positif, seperti meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap budaya dan produk lokal Madura. Film Foufo rencananya memulai syuting perdana pada 24 Mei 2025 dengan target penayangan pada tahun ini juga.
Sementara itu Sutradara Film Foufo sekaligus Founder Skak Studios, Bayu Skak, berterima kasih atas dukungan dan kerja nyata Kementerian Ekraf terhadap film yang sangat spesial bagi dirinya. Melalui kolaborasi ini, Skak Studios dapat memperkenalkan keunikan budaya Madura kepada publik yang lebih luas, sehingga dapat memperkaya khazanah budaya Indonesia.
Turut mendampingi Menteri Ekraf Teuku Riefky dalam audiensi tersebut, Deputi Bidang Kreativitas Media, Agustini Rahayu


