Empat talenta muda itu adalah:
- Andien Haifa Syakira (SD Cinta Kasih Tsu Chi Jakarta)
- Albianca Raula (SDN Kebagusan 03 Jakarta)
- Clea Abelia (SDN Kalisari 01 Jakarta)
- Andara Alisya (SDN Mekarjaya 12 Depok)
Mereka tergabung dalam tim HydroPlus Strikers (U-14) dan MilkLife Shakers (U-12). Meski berstatus debutan, tim mereka sukses menembus partai final dan membawa pulang gelar runner-up.
Keberhasilan tersebut menjadi bukti nyata bahwa pembinaan yang terarah dan berkesinambungan di usia dini mampu melahirkan pemain berkualitas yang siap bersaing di panggung internasional.
Tahun ini, MilkLife Soccer Challenge dijadwalkan berlangsung di 10 kota, yakni Kudus, Semarang, Surabaya, Tangerang, Jakarta, Solo, Bandung, Yogyakarta, serta dua kota baru: Bekasi dan Malang.
Tim-tim terbaik dari masing-masing kota akan kembali berlaga dalam ajang puncak MilkLife Soccer Challenge All-Stars yang akan digelar Juli 2026 di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah.
Selain kompetisi utama, penyelenggara juga menghadirkan program edukatif bertajuk Festival Seneng Soccer untuk anak-anak usia 6–8 tahun. Melalui festival ini, anak-anak diajak bermain bola dalam suasana fun dan penuh tantangan.
Kegiatan ini dirancang untuk mengasah teknik dasar, kelincahan, serta ketahanan fisik sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap olahraga sepak bola. Tujuan jangka panjangnya adalah memperkuat mata rantai regenerasi pesepak bola putri Indonesia.
“Lewat pendekatan yang menyenangkan dan kompetitif, kami ingin anak-anak perempuan merasa percaya diri dan nyaman saat bermain sepak bola,” kata perwakilan panitia lokal.


