Ia menjelaskan, kandungan susu dalam minuman UHT berperisa relatif kecil dan telah melalui berbagai proses, sementara kandungan gula dan bahan tambahan justru lebih dominan.
Risiko Kelebihan Asupan Gula
Data menunjukkan sekitar 11 persen asupan energi anak dan remaja berasal dari minuman bergula. Konsumsi rutin minuman manis dikaitkan dengan peningkatan risiko obesitas anak.
Secara nasional, 28,7 persen masyarakat Indonesia tercatat mengonsumsi gula melebihi batas anjuran. Pada anak usia sekolah, batas aman konsumsi gula harian dapat terlampaui hanya dari minuman.
Kementerian Kesehatan menilai, upaya pengendalian konsumsi gula pada anak memerlukan peran bersama, mulai dari edukasi keluarga, sekolah, hingga kejelasan informasi pada label pangan.
Tanpa pengendalian yang konsisten, anak-anak berpotensi terus terpapar risiko kesehatan akibat konsumsi gula berlebih sejak dini.


