LIVERPOOL, TERMINALNEWS.CO – Laga Community Shield antara Liverpool dan Crystal Palace diwarnai momen haru sebelum kick-off, saat kedua tim mengheningkan cipta untuk mengenang mantan bintang The Reds, Diogo Jota.
Namun, momen tersebut terpaksa dihentikan lebih cepat oleh wasit Chris Kavanagh akibat gangguan dari sebagian kecil suporter.
Pertandingan di Stadion Wembley, Minggu (10/8), menjadi laga kompetitif pertama Liverpool sejak meninggalnya Jota secara tragis pada 3 Juli lalu dalam kecelakaan mobil bersama sang kakak, Andre Silva. Untuk menghormatinya, Liverpool resmi mempensiunkan nomor punggung 20 milik Jota, sementara dunia sepak bola turut berduka mendalam.
Sebelum laga dimulai, Liverpool legenda Ian Rush bersama Ketua Crystal Palace Steve Parish dan Ketua FA Debbie Hewitt meletakkan karangan bunga di pinggir lapangan.

Suporter The Reds kemudian menyanyikan “You’ll Never Walk Alone” dengan penuh emosi, sebelum dilanjutkan dengan mengheningkan cipta.
Sayangnya, suasana khidmat tersebut terusik oleh teriakan dari sebagian kecil pendukung Crystal Palace. Aksi tak pantas itu memicu respons keras dari fans Liverpool yang membalas dengan sorakan. Situasi memaksa wasit Kavanagh untuk menghentikan momen hening sebelum waktunya.
Komentator TNT Sports, Darren Fletcher dan Ally McCoist, menyayangkan insiden ini. Fletcher mengatakan, “Saya tidak mengerti kenapa ada orang yang mau merusak momen seperti ini.” McCoist menambahkan, “Ini benar-benar tak masuk akal.”
Pelatih Liverpool, Arne Slot, yang baru-baru ini memuji ketangguhan para pemainnya dalam menghadapi duka kehilangan Jota, turut menyampaikan rasa bangganya.


