Senada dengan itu, Ketua Umum Badan Perfilman Indonesia, Fauzan Zidni, menyebut kolaborasi antara Netflix, APROFI, dan BPI menjadi bukti bahwa ekosistem perfilman nasional dapat tumbuh bersama untuk membangun fondasi industri film anak dan keluarga yang lebih kuat.
Program ini terbuka bagi sineas Indonesia yang ingin mengembangkan cerita fiksi orisinal dengan klasifikasi usia Semua Umur (SU), 7+, maupun 13+. Tema yang diangkat dapat berupa persahabatan, petualangan, drama remaja, komedi hingga fiksi ilmiah, selama tokoh utama dan latar cerita berakar pada kehidupan anak-anak dan keluarga Indonesia.
Pendaftaran telah dibuka dan akan ditutup pada 1 Juli 2026. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan mekanisme pendaftaran dapat diakses melalui situs resmi Cerita Anak Nusantara.


