“Bagus banget. Lagu-lagu lama ini dibawakan anak-anak muda, dengan gaya mereka sendiri, jadi terasa segar dan tetap punya ruh yang sama. Generasi baru bisa relate, bisa ikut menikmati dan menghargai,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan harapannya agar regenerasi musik semacam ini terus berjalan.
“Kita perlu terus mengenalkan karya-karya bermakna ke generasi berikutnya. Musik itu bukan cuma hiburan, tapi juga cara menyampaikan nilai dan semangat zaman.” pesan Once
Once mengaku bangga bisa terlibat dalam acara ini, terutama karena Erros Djarot adalah salah satu tokoh yang ia kagumi sejak lama.
“Beliau adalah guru budaya Indonesia. Saya berharap beliau tetap sehat dan terus berkarya, karena kontribusinya masih sangat dibutuhkan,” tutup Once.
Barongs Band Milenial bukan sekadar konser. Ia menjadi jembatan antara masa lalu dan masa depan, menghidupkan kembali semangat berkarya, berpikir, dan berjuang melalui musik.


