Pasukan Penggelar Event Liga Jakarta U-17

ERWIYANTORO
Sebagai provokator, mBah Coco, hanya bisa bilang, silahkan pagelaran yang bertajuk kompetisi Liga Jakarta U-17 digelar, untuk menjadi contoh pembinaan – yout development, yang ditinggalkan organisasi PSSI.

mBah Coco, yang dilahirkan dari urat nadi sepak bola, 12 April 1959, hanya bisa menjadi literasi bagi kawan-kawan yang sudah bekerja ekstra keras, mengumpulkan 18 klub peserta, yang akan siap digelar 11 Januari 2025, hanya bisa berujar, ‘Jangan pernah kendur sejengkal langka.”

GEDE WIDIADE
Pengusaha yang dibesarkan dari gorong-gorong, yang dilahirkan sebagai anak Malang, 3 Mei 1965, dari darah Bali (bapaknya), dan darah Madura (ibunya), sangat mendukung kompetisi Liga Jakarta U-17.

Makanya, dua lapangan rumput asli di Pancoran Soccer Field – PSF Pancoran, diberi kebebasan buat pasukan “kopassus” dari Komunitas Kandang Ayam, Rawamangun.

Baca Juga :   Taufik Jursal Effendi: Liga Jakarta U-17 Piala Gubernur 2025 Usung Misi Bangkitkan Sepak Bola Jakarta

“Pokoknya, kalau untuk kompetisi, silahkan dipakai sebebas-bebasnya, atur saja waktu, jadwalnya sepuas-puasan. Tim saya, juga akan turunkan tiga tim,” tutur Bli Gede Widiade, yang memiliki lapangan di Pancoran Jakarta, Komplek Halim Sports Center, Siliwangi, Bandung, Sudirman Cilacap, serta Meguo Jogjakarta.

Related articles

Share article

Latest articles