Sejumlah pejabat tinggi negara turut hadir, di antaranya Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, Wakil Menteri PPN/Bappenas Febrian Alphyanto Ruddyard, Kasum TNI Letjen TNI Richard Taruli Horja Tampubolon, serta pejabat eselon I dari berbagai kementerian dan lembaga terkait.
Pertemuan tersebut diharapkan menghasilkan gambaran terkini mengenai capaian program pemulihan, penetapan langkah percepatan yang diperlukan, serta penyusunan bahan laporan Satuan Tugas kepada Presiden.
Kehadiran Korps Brimob Polri dalam rapat tingkat menteri tersebut mencerminkan dukungan institusi terhadap agenda pemulihan nasional. Tidak hanya berperan dalam fase tanggap darurat saat bencana terjadi, Brimob juga terus berkontribusi dalam mendukung proses rehabilitasi dan rekonstruksi agar masyarakat terdampak dapat kembali menjalankan aktivitas sosial dan ekonomi secara aman.
Melalui sinergi yang semakin kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri, serta seluruh pemangku kepentingan, percepatan pemulihan wilayah terdampak bencana diharapkan dapat berlangsung lebih efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


