Komitmen terhadap Keterbukaan Informasi Publik
Sejak berdiri pada 2012, Komisi Informasi DKI Jakarta berperan penting dalam menyelesaikan sengketa informasi dan mendorong budaya keterbukaan di lingkungan badan publik.
Untuk periode 2025–2029, tim seleksi berharap dapat menjaring tokoh-tokoh terbaik dari kalangan profesional, akademisi, aktivis, hingga masyarakat sipil.
“Kami mendorong partisipasi masyarakat yang peduli pada keterbukaan informasi untuk ikut serta. KI DKI Jakarta membutuhkan figur yang visioner, progresif, dan memiliki jiwa pelayanan publik,” tutur John.
Tim Seleksi juga mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk aktif mengawasi proses seleksi agar tetap transparan, objektif, dan kredibel.
Menurut John, pengawasan publik adalah kunci dalam menciptakan Komisi Informasi yang kuat dan berintegritas di Ibu Kota.


