“Karena dialognya cepat dan banyak, aku harus lebih fokus supaya tidak salah atau terpeleset saat pengambilan gambar,” tambahnya.
Seiring berjalannya waktu, Sandrinna mulai menikmati proses tersebut. Ia menganggap peran ini sebagai kesempatan untuk memperluas kemampuan aktingnya. Respons penonton pun cukup positif, terutama karena karakter Sania dinilai menghibur dan menghadirkan nuansa segar di tengah konflik yang intens.
Sandrinna berharap kehadirannya dalam sinetron ini dapat memberikan kontribusi nyata terhadap perkembangan cerita sekaligus meningkatkan daya tarik tayangan bagi pemirsa.


