Perang AS-Iran Memasuki Pekan Keenam, Upaya Mediasi Mandek

“Tidak sama sekali. Ini perang. Kita sedang berperang,” ujar Trump dalam wawancara dengan NBC News.

Trump juga belum memberikan kepastian langkah yang akan diambil jika awak pesawat yang hilang mengalami bahaya. “Kami berharap itu tidak terjadi,” katanya.

Israel Siap Perpanjang Operasi Militer

Sementara itu, laporan dari penyiar publik Israel, Kan, menyebutkan bahwa Israel siap melanjutkan perang setidaknya dua pekan ke depan, bahkan berpotensi lebih lama dari proyeksi Gedung Putih.

Pejabat Israel menyebutkan bahwa persiapan juga dilakukan untuk menghadapi peringatan hari-hari besar nasional di tengah situasi perang, termasuk Hari Peringatan Holocaust dan Hari Kemerdekaan.

Sebagai latar belakang, Amerika Serikat dan Israel memulai kampanye pemboman terhadap Iran sejak 28 Februari dengan tujuan melemahkan rezim serta menghancurkan program nuklir dan rudal balistik negara tersebut.

Baca Juga :   Prajurit Garuda Kembali dari Lebanon, TNI Tegaskan Komitmen Jaga Perdamaian Dunia

Selat Hormuz Jadi Kartu Tekanan Iran

Di sisi lain, laporan intelijen AS memperingatkan bahwa Iran kemungkinan besar tidak akan membuka kembali Strait of Hormuz dalam waktu dekat. Selat strategis ini merupakan jalur vital bagi sekitar 20% perdagangan minyak dunia.

Penguasaan Iran atas jalur tersebut dinilai sebagai satu-satunya leverage utama terhadap Washington. Dengan mempertahankan kendali, Teheran dapat menjaga harga energi tetap tinggi dan menekan AS untuk segera mengakhiri perang.

Presiden Trump sempat menyatakan optimisme bahwa AS dapat membuka kembali jalur tersebut.

“Dengan sedikit waktu, kita bisa dengan mudah membuka Selat Hormuz, mengambil minyak, dan meraih keuntungan besar,” tulisnya di platform Truth Social.

Namun, para analis memperingatkan bahwa penggunaan kekuatan militer untuk membuka selat berisiko besar dan dapat menyeret AS ke perang darat berkepanjangan.

Baca Juga :   "Drama Royalti Lagu Berakhir, DPR & Pemerintah Sepakat Satu Pintu di LMKN"

Direktur Proyek Iran di International Crisis Group, Ali Vaez, menilai situasi ini justru memberi Iran kekuatan baru.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share post:

Subscribe

spot_img

Popular

More like this
Related

Video Live Sarwendah Viral, Netizen Bereaksi Keras dan Ruben Onsu Tuai Dukungan Rekan Artis

JAKARTA,TERMINALNEWS.CO – Polemik yang melibatkan Sarwendah dan mantan suaminya,...

Arab Saudi Mulai Siapkan Haji 2027, Kontrak Layanan dan Akomodasi Dibuka Lebih Awal

ARAB SAUDI,TERMINALNEWS.CO -| Pemerintah Arab Saudi mulai mengambil langkah...

BGN Tata Ulang Program Makan Bergizi Gratis, Fokus pada Efektivitas dan Kelompok Prioritas

JAKARTA,TERMINALNEWS.CO – Badan Gizi Nasional (BGN) mulai melakukan penataan...

Monster Pabrik Rambut Angkat Horor Budaya Kerja Toksik, Edwin: Monster Sebenarnya Adalah Sistem yang Tidak Manusiawi

JAKARTA,TERMINALNEWS.CO -| Film horor fantasi terbaru Monster Pabrik Rambut...