JAKARTA,TERMINALNEWS.CO— Artis film sekaligus aktivis kemanusiaan, Ayu Diah Pasha, menegaskan pentingnya membangun kesadaran manusia Indonesia di tengah tantangan zaman modern. Hal tersebut disampaikannya dalam peringatan Hari Jadi ke-36 Yayasan Anand Ashram yang mengusung tema “Manusia Indonesia Jaga: Jalan Kembali ke Jati Diri Bangsa melalui Sanghyang Siksa Kandang Karesian”, di Gedung Perpustakaan Nasional RI, Jakarta, Rabu (14/1).
Menurut Ayu, Anand Ashram selama lebih dari tiga dekade telah menjadi ruang pembelajaran kesadaran yang konsisten mengajak manusia untuk hidup selaras dengan nilai-nilai luhur bangsa. Di tengah derasnya arus informasi dan maraknya hoaks, ia menilai manusia Indonesia perlu kembali menjaga pikiran, ucapan, dan tindakan agar tidak kehilangan arah.
“Anand Ashram bukan hanya sebuah yayasan, tetapi ruang kesadaran. Di sinilah kita diingatkan kembali pada jati diri bangsa yang berakar pada etika, welas asih, dan pengendalian diri,” ujar Ayu.
Ayu menilai ajaran Sanghyang Siksa Kandang Karesian memiliki relevansi kuat dengan kondisi masyarakat saat ini. Ajaran tersebut menekankan pentingnya menjaga laku hidup manusia, baik dalam relasi dengan sesama, alam, maupun dengan dirinya sendiri. Nilai-nilai itu, menurutnya, sejalan dengan ajaran lintas agama yang mengedepankan pengendalian diri, kesederhanaan, serta kepedulian sosial.
Ia juga menyinggung praktik puasa yang dikenal dalam berbagai agama, seperti Islam, Kristen, dan Katolik. Bagi Ayu, puasa bukan semata menahan makan dan minum, melainkan latihan kesadaran agar manusia tidak diperbudak oleh nafsu, termasuk dalam hal konsumsi makanan, gaya hidup, hingga informasi.


