Peringatan Hari Sastra Indonesia, Menteri Agama Persembahkan Syair dari Tanah Suci Buat Sastrawan Besar  Taufik Ismail

tetapi tombak keadilan yang dibungkus keindahan.

Taufiq tidak berteriak, namun kata-katanya mengguncang.

Ia tidak mencaci, namun sindirannya membuat penguasa terbiak.

Ia tidak menghasut, tapi menyindir dengan akhlak

yang membuat musuhnya pun segan.

Sajadah Panjang bukan sekadar doa, Ia adalah tangis bangsa yang tak pandai lagi menangis.

Tuhan, kami terlalu banyak dosa, adalah jerit seisi negeri yang tak mampu lagi membedakan

antara kemajuan dan kesesatan yang berkilau.

Setelah membacakan kedua puisi yang ia tulis sendiri, Menteri Agama pun menutup persembahan dengan membacakan puisi legendaris karya Taufiq Ismail: Sajadah Panjang. Ia membacakannya pelan, penuh penghayatan, seolah ingin mengembalikan gema nurani yang telah lama teredam di telinga bangsa.

Baca Juga :   Lebih dekat dengan "Levina Istiazah" Jemaah Haji  termuda asal Jawa Tengah

Ada sajadah panjang terbentang

Dari kaki buaian

Sampai ke tepi kuburan hamba

Kuburan hamba bila mati

Ada sajadah panjang terbentang

Hamba tunduk dan sujud

Di atas sajadah yang panjang ini

Diselingi sekedar interupsi| Sumber Kemenag RI Foto : Istimewa

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share post:

Subscribe

spot_img

Popular

More like this
Related

Herman Khaeron Tegaskan Revisi UU Perkoperasian Harus Komprehensif, Tidak Parsial

JAKARTA, TERMINALNEWS.CO - Anggota Komisi VI DPR RI, Herman...

Farida Farichah Tekankan Koperasi Pesantren Jadi Pilar Ekonomi Kerakyatan

PONTIANAK, TERMINALNEWS.CO – Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah...

Ruth Sahanaya Merangkai Warna Cinta Lewat “Pelangi”, Sebuah Perjalanan Rasa yang Hangat dan Nostalgik

JAKARTA,TERMINALNEWS.CO — Setelah menghadirkan "Sebaris Lirik Cinta", penyanyi senior...

Rano Karno Siapkan Talenta AI Jakarta, Bidik Peluang Industri Konten Masa Depan

BALI,TERMINALNEWS.CO -| Jakarta terus mempersiapkan diri menghadapi gelombang transformasi...