“Kami tidak mencari yang sempurna, tetapi mereka yang sungguh-sungguh dan sepenuh hati menyalurkan energi baik untuk Ibu Pertiwi,” kata Agus.
Dampak program ini turut dirasakan oleh para alumni. Salah satunya Nayif Rizky, lulusan ITPB Balongan yang kini menjadi perwira di Pertamina Kilang Balongan. Ia mengaku pengalaman selama menjadi penerima beasiswa membentuk karakter adaptif dan kolaboratif.
“Beasiswa ini mengajarkan saya untuk terjun langsung ke masyarakat dan menyebarkan semangat keberlanjutan,” ujarnya.
Sementara itu, VP Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, mengungkapkan bahwa tahun ini terdapat penambahan tiga mitra perguruan tinggi baru sebagai bentuk dukungan terhadap pemulihan pascabencana di Sumatra, yakni Universitas Malikussaleh, STAIN Madina, dan Universitas Andalas. Dengan demikian, total mitra perguruan tinggi dalam program ini kini mencapai 47 institusi.
Pendaftaran Beasiswa Sobat Bumi 2026 dibuka hingga 31 Mei 2026. Proses seleksi dilakukan secara sistematis melalui tahapan administrasi, wawancara, hingga diskusi kelompok terarah (FGD).
Pertamina juga mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap potensi penipuan. Seluruh proses seleksi beasiswa ini tidak dipungut biaya dalam bentuk apa pun.[*]


