Adapun total komoditas yang disalurkan meliputi lebih dari 576 ribu kilogram beras, 127 ribu kilogram gula pasir, 130 ribu liter minyak goreng, serta berbagai kebutuhan pokok lainnya seperti tepung terigu, biskuit, kopi, susu, sarden, dan kecap manis.
Arya menambahkan, program ini juga memiliki dampak sosial berkelanjutan karena hasil penjualan paket sembako murah disalurkan kembali untuk kegiatan sosial di lingkungan sekitar.
Sementara itu, Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menilai kegiatan ini mencerminkan peran perusahaan dalam menghadirkan energi yang tidak hanya berupa produk, tetapi juga manfaat sosial bagi masyarakat.
“Pertamina ingin memperkuat peran perempuan sebagai penggerak keluarga yang sehat, mandiri, dan bijak dalam menggunakan energi,” ujar Baron.
Dalam pelaksanaannya, distribusi bantuan dilakukan bersama Pertamina Group dengan dukungan pemerintah daerah serta berbagai pemangku kepentingan, termasuk lembaga sosial dan keagamaan. Penentuan penerima manfaat pun dilakukan secara kolaboratif agar tepat sasaran.
Program ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan Pertamina dalam menghadirkan energi yang tidak hanya menggerakkan aktivitas ekonomi, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara luas.**


