JAKARTA, TERMINALNEWS.CO- Sejumlah partai berkoalisi dibawah pimpinan partai Gerindra mengusung pasangan Supian Suri dan Chandra Rahmansyah dalam Pilkada Kota Depok 2024 guna menghadapi petahana yang menjabat wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono yang maju bersama wakilnya Ririn Farabi dari PKS dan Partai Golkar. Munculnya dua kandidat ini membuat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Depok 2024 diperkirakan akan berlangsung ketat. Hal itu bisa terjadi karena kedua pasangan datang dengan bekal dukungan relatif kuat.
Pernyataan ini disampaikan peneliti dari lembaga Centre for Strategic and International Studies (CSIS) Arya Fernandez dalam acara Diskusi Publik dengan tema “Arah Suara Warga Muhammadiyah dalam Menentukan Pemimpin Kota Depok” yang diselenggarakan oleh Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) PDM (Pengurus Daerah Muhammadiyah) Kota Depok, Sabtu (9/11/2024)., menyampaikan kompetisi kali ini melibatkan dua kandidat utama dengan dukungan yang relatif kuat.
Menurut Arya, salah satu faktor utama yang membuat Pilkada Depok 2024 menarik adalah dominasi PKS yang telah memimpin Kota Depok selama 20 tahun terakhir. Dimulai dari Nur Mahmudi Ismail sebagai wali kota selama dua periode, dilanjutkan oleh Mohammad Idris selama dua periode, PKS menciptakan basis kuat di wilayah ini. “Sehingga wajar jika PKS telah punya jaringan sosial dan politik sangat kuat di Depok. Hal ini membuat mereka memiliki keunggulan struktural yang sulit diabaikan,” ujar Arya.
Dijelaskannya lagi bahwa dalam Pilkada kali ini, persaingan akan fokus pada dua pasangan kandidat dengan latar belakang berbeda. Pertama adalah pasangan petahana, Imam Budi Hartono yang saat ini menjabat wakil wali kota, berpasangan dengan Ririn Farabi, seorang profesional dengan latar belakang medis. Pasangan ini didukung oleh koalisi PKS dan Golkar.


