Pun dengan Rafael dari nomor lompat tinggi putra dengan catatan lompatan 2.16 meter sekaligus memecahkan rekor nasional atas nama Andre Dermawan dan Rizky Ghusyafa dengan tinggi lompatan 2.15 meter.
Kemudian pada cabang wushu Jakarta menambah dua emas, melalui Edgar Xavier Marvelo dari nomor daoshu dan gunshu putra serta Patricia Geraldine dari nomor jianshu dan qiangshu putri.
Pesilat DKI Jakarta Puspa Arum Sari mencatatkan hattrick medali emas di tiga penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) secara berturut, setelah pada PON XXI Aceh-Sumatera Utara mampu tampil memukau para juri dan mengunci gelar juara.
Puspa yang turun di nomor seni tunggal putri PON XXI Aceh-Sumut, berhasil menyisihkan Risya Gunawa dari Jawa Barat, Indah Apriliyani dari Bangka Belitung, dan Deslya Anggraeni dari Sumatera Utara.
Di PON XXI Aceh-Sumut, Puspa menjadi satu-satunya atlet yang menyumbangkan emas untuk DKI Jakarta.
Sementara itu di Aceh, Kontingen Jakarta juga panen emas antara lain melalui sukses mengawinkan emas selam kolam atau finswimming nomor 400 meter bifins estafet di Kolam Tirta Raya, Banda Aceh, Jumat sore.
Perolehan emas DKI Jakarta pada nomor itu dibuka oleh aksi relay yang begitu seru dari sektor putra di antaranya Sheva Bima Firmansyah, Harvey Hubert Marcello Hutasuhut, Guntur Pratama Putra dan Andityo Panigoro.
Mereka berhasil mengakhiri laga 400 meter estafet tersebut dengan catatan waktu tercepat yakni 2 menit 56,42 detik.
Pada sektor putri 400 meter bifins estafet, aksi Nasya Wijaya, Ista Wirya Ardhiani, Joanita Mutiara Hapsari dan Aila Melody Aaron mampu mencetak waktu tercepat yakni 3 menit 21,81 detik untuk mendulang emas.


