Marciano juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus dan insan olahraga yang hadir.
“Saya bangga menjadi Ketua Umum KONI Pusat, di mana anggotanya adalah para pejuang di masa damai, para patriot olahraga,” katanya.
Puncak kegiatan Rakernas 2025 ditandai dengan pembacaan hasil sidang komisi yang dipimpin Wakil Ketua Umum II KONI Pusat, Mayjen TNI (Purn) Soedarmo, untuk Komisi A.
Komisi ini membahas bidang organisasi, hukum, kerja sama, hingga badan audit internal.
Beberapa keputusan penting yang disepakati antara lain:
- Penerimaan laporan program kerja KONI 2024 serta rencana program kerja 2025.
- Penerimaan tiga cabang olahraga sebagai anggota baru KONI Pusat, yaitu Pengurus Besar Persatuan Xiangqi Indonesia (PB PEXI), Pengurus Pusat Federasi Savate Indonesia (PP FSI), dan Pengurus Pusat Komite Sepakbola Mini Indonesia (PP KSMI).
- Pembentukan tim kecil untuk menyempurnakan Permenpora No.14 Tahun 2024, termasuk memastikan adanya perwakilan perempuan di dalamnya.

Sementara itu, Komisi B yang dipimpin Wakil Ketua Umum I KONI Pusat, Mayjen TNI (Purn) Dr. Suwarno, membahas bidang pembinaan prestasi, pendidikan dan penataran, sport science, teknologi informasi, kesehatan olahraga, hingga media dan perencanaan anggaran.
Secara umum, peserta Rakernas menerima laporan dan program kerja dari seluruh bidang tersebut.
Sekretaris Jenderal KONI Pusat, Drs. Tb. Lukman Djajadikusuma, kemudian membacakan surat keputusan Rakernas di hadapan seluruh peserta.
Acara ini turut disertai penyerahan bendera secara simbolis dari cabang olahraga baru, dimulai oleh KSMI, dilanjutkan PB PEXI, dan ditutup oleh PP FSI.


