Melihat persaingan yang cukup ketat, membuat Rayhan fokus bermain sejak hole pertama. Dengan demikian dirinya bisa mengatasi tekanan dari lawan lawannya sehingga bisa bermain 2 under di hari terakhir.
“Memang banyak hambatan di peletakan pin yang sulit dibandingkan dua hari sebelumnya. Saya bilang hambatan ini harus diatasi agar tidak bermain over untuk mempertahankan posisi pimpinan klasemen,” tambah Rayhan.

Sementara di katagori A dan B putri, Elaine Wijaya memimpin klasemen sementara kelompok putri setelah mencetak 71 pukulan atau 1 under di hari pertama dan 68 pukulan atau 4 di bawah par di hari kedua. Elaine mengawali hari ketiga dengan modal 5 under dengan total 139 pukulan.
Elaine berusaha mempertahankan performanya di hari terakhir akan tetapi dua kesalahan dibuatnya sehingga mengakhiri hari ketiga dengan mencatat 74 pukulan atau 2 over. Total Elaine membuat 3 di bawah par atau 213 pukulan untuk tampil sebagai juara.
Posisi runner up diraih Gemilau Joanne Kurnia yang sukses mempertahankan posisinya di peringkat kedua klasemen akhir. Jika dihari kedua Joanne mencatat 145 pukulan atau 1 di atas par, maka dihari terakhir Joanne mencatat 74 pukulan atau total 219 pukulan atau 3 over.
Sementara Milany Adisty yang berada diperingkat ketiga pada hari kedua dengan 146 pukulan atau 2 di atas par, kembali membuat kesalahan sehingga mengakhiri pertandingan dengan 78 pukulan atau 8 over dengan total 224 pukulan.

Kepala Bidang Kejuaraan dan Prestasi Pengurus Besar Persatuan Golf Indonesia (PGI) Adi Saksono mengatakan penampilan pegolf muda Indonesia di turnamen Internasional Junior Golf Championship 2023 di Jakarta yang berlangsung dari 12-14 Desember 2023 cukup mengesankan.


