JAKARTA, TERMINALNEWS.CO – RD Antonius Suyadi, Ketua Tim Sinergi Bidang Prioritas (TSBP) 4 KAJ menekankan pentingnya pembentukan karakter dan mentalitas kader muda melalui tiga jenjang kaderisasi: Pratama, Madya, dan Paripurna.
Ia menegaskan bahwa Gereja mendorong generasi muda Katolik untuk berkontribusi di ruang publik, termasuk menjadi PNS, anggota TNI–Polri, dan berbagai profesi strategis lainnya.
“Kaderisasi bukan hanya soal ilmu, tetapi pembentukan watak dan spiritualitas. Kita perlu hadir di ruang-ruang yang membutuhkan integritas,” ungkap RD Antonius Suyadi dalam Sosialisasi Roadshow Penguatan Kelembagaan yang digelar di Sekretariat Forum Masyarakat Katolik Indonesia (FMKI), Sabtu (29/11/2025).
Ia berharap pemerintah dan para pemimpin dapat membuka akses lebih luas bagi kader muda yang memiliki kompetensi dan kredibilitas.

Sebelumnya, dalam acara sosialisasi tersebut, pakar kepemiluan nasional, Prof. A. Ramlan Surbakti, mengingatkan bahwa kualitas demokrasi Indonesia tengah mengalami penurunan.
Menurutnya, lima lembaga pengukur demokrasi internasional menunjukkan bahwa Indonesia belum memasuki kategori negara demokrasi mapan. Dua faktor utama menjadi sorotan: dominasi politik uang dan penyalahgunaan kekuasaan.
“Misinformasi, disinformasi, dan malinformasi semakin sulit dipisahkan dalam praktik politik kita saat ini. Ini menggerus integritas pemilu dan kepercayaan publik,” kata Ramlan.


