JAKARTA, TERMINALNEWS.CO – Kejuaraan Dunia ABB FIA Formula E musim ke-11 kembali menyajikan aksi spektakuler di sirkuit jalanan legendaris Monako akhir pekan lalu.
Untuk pertama kalinya, Monaco E-Prix digelar dua kali dalam satu akhir pekan—pada Sabtu dan Minggu (3–4 Mei 2025).
Dalam dua balapan yang berlangsung dalam kondisi berbeda, Oliver Rowland dari Nissan dan Sebastien Buemi dari Envision Racing keluar sebagai pemenang.
Balapan pertama di Monako diawali dominasi Dan Ticktum dari Cupra Kiro di sesi latihan bebas.
Namun, di sesi kualifikasi, Taylor Barnard dari Neom McLaren berhasil mengamankan pole position usai rivalnya, Oliver Rowland, melebar dan menabrak tembok di tikungan pertama pada babak final duel kualifikasi.
Ini menjadi pole kedua Barnard musim ini, setelah sebelumnya di Jeddah.
Saat balapan dimulai, Barnard memimpin di depan Rowland dan Nyck de Vries. Tekanan dari Rowland sejak lap 11 berujung pada kesalahan Barnard yang keluar lintasan di lap 12, memberikan pimpinan balapan kepada Rowland. Di lap 15, Rowland mengaktifkan Attack Mode pertamanya dan berhasil menyalip Barnard kembali usai sempat disalip.
Balapan ini juga menjadi yang kedua musim ini yang menerapkan sistem pengisian daya cepat Pit Boost. Mobil diberi tambahan daya 600 kW selama 30 detik.
Barnard menjadi yang pertama masuk pit pada lap 16, sementara Rowland dan De Vries menyusul di lap 18 dan keluar pit di depan Barnard.
Di lap-lap akhir, persaingan sengit terjadi antara Rowland, De Vries, dan Jake Dennis. Meski Dennis sempat mendapat penalti waktu lima detik, bantuan rekan setimnya di Andretti, Nico Mueller, yang menahan laju pembalap lain, memungkinkan Dennis mempertahankan posisi ketiga.


