Ia juga mengajak mahasiswa untuk tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi menjadi pencipta lapangan kerja melalui koperasi.
“Koperasi itu masa depan. Kalian bukan hanya akan bekerja, tetapi menciptakan pekerjaan berkualitas yang manfaatnya kembali ke anggota. Di sinilah koperasi menjadi penggerak peradaban ekonomi,” kata Destry.
Destry menegaskan bahwa kekuatan koperasi terletak pada anggotanya, sehingga generasi muda harus mengambil peran sebagai aktor intelektual yang menggerakkan koperasi berbasis potensi daerah dan ekosistem bisnis.

Lebih jauh, ia juga mendorong mahasiswa untuk aktif mendampingi KDKMP melalui program nyata seperti KKN, riset, hingga pengembangan bisnis berbasis koperasi.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa koperasi kini mulai menemukan momentumnya kembali di kalangan generasi muda. Dengan pendekatan yang lebih adaptif, kolaboratif, dan berbasis teknologi, koperasi diposisikan sebagai solusi ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.


