Satgas SIRI Kejagung Berhasil Amankan DPO Penipuan

JAKARTA, TERMINALNEWS.CO –Tim Intelijen Kejaksaan Agung (Satgas SIRI) bersama Tim Kejaksaan Tinggi Jawa Timur berhasil mengamankan Terpidana yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) asal Kejaksaan Negeri Surabaya.

Terpidana Limantoro Santoso bin Lie Loek Tji Ang diamankan <span;>di Ngagel Jaya Indah, Surabaya, <span;>Kamis (20/6 2024) sekitar pukul 18.35 WIB.

Limantoro, warga Jalan Ngagel Jaya Indah 4/2 RT.09/RW.02 Kelurahan Baratajaya,
<span;>Kecamatan Gubeng, Surabaya, telah terbukti melakukan tindak pidana penipuan.

Sebelumnya, yang bersangkutan menjanjikan keuntungan sebesar 10% dari nilai uang yang disetorkan yakni sebesar Rp9,4 miliar dari bisnis jual beli tembakau,
<span;>kepada rekan bisnisnya, Tio Piau Jong.

Namun keuntungan yang dijanjikan Limantoro tidak pernah terbukti, sehingga Tio Piauw Jong mengalami kerugian sebesar Rp9.400.000.000 (sembilan milyar empat ratus juta rupiah).

Baca Juga :  Kecurigaan Warga Makin Terbukti, Polisi Ungkap Aksi Pencurian Motor di Citeureup

Berdasarkan Putusan Pengadilan Negeri Surabaya Nomor: 2610/Pid.B/2010/PN.SBY tanggal 13 Desember 2010 Limantoro Santoso Bin Lie Loek Tji Ang telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana “Penipuan”. Oleh karenanya, yang bersangkutan dijatuhi pidana penjara selama 3 Tahun dipotong masa tahanan.

Namun saat dilakukan upaya banding, Pengadilan Tinggi Surabaya <span;>menerima permintaan banding dari Penuntut Umum dan Penasihat Hukum Terpidana, dalam amar putusan <span;>Nomor: 47/PID/2011/PT.SBY tanggal 07 Februari 2011.

Putusan ini membatalkan Putusan Pengadilan Negeri Surabaya 13 Desember 2010, Nomor: 2610/Pid.B/2010/PN.SBY yang menyatakan perbuatan yang didakwakan kepada Terpidana Limantoro Santoso Bin Lie Loek Tji Ang tersebut di atas terbukti, tetapi perbuatan itu tidak merupakan suatu tindak pidana, tetapi perbuatan perdata. Oleh karenanya terdakwa dilepas dari segala tuntutan hukum (onslag rechtsvervolging). Dengan demikian, membebaskan terdakwa segera dari Rumah Rahanan Negara, memulihkan hak terdakwa dalam kemampuan, kedudukan dan harkat serta martabatnya

Baca Juga :  Jaksa dan Oditur Ikut Pelatihan Asset Tracing dan Asset Recovery

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share post:

Subscribe

spot_img

Popular

More like this
Related

Pemerintah Targetkan Turunkan Biaya Logistik Menjadi 8 Persen dari PDB

BANDUNG, TERMINALNEWS.CO – Pemerintah menargetkan menurunkan biaya logistik dari...

Cara Dua Sahabat Membidik Jazz di Indonesia

JAKARTA, TERMINALNEWS.CO - Fotografi bisa membuat orang tergila-gila, sehingga...

Kejaksaan Agung Periksa 2 Saksi Kasus Impor Gula PT SMIP

JAKARTA, TERMINALNEWS.CO - Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan...

BNI Finance Bukukan Pembiayaan Rp2,89 Triliun di Semester I-2024, Melesat 216%

JAKARTA, TERMINALNEWS.CO - PT BNI Multifinance (BNI Finance), anak...