RIYADH, TERMINALNEWS.CO – Serangan drone yang diduga dilancarkan Iran terhadap Kedutaan Besar Amerika Serikat di Arab Saudi pada Maret lalu ternyata menimbulkan kerusakan yang jauh lebih besar dari yang sebelumnya diungkap ke publik.
Laporan The Wall Street Journal menyebutkan, berdasarkan keterangan pejabat Amerika Serikat saat ini dan mantan pejabat, dua drone Iran menghantam area aman kompleks kedutaan pada malam 3 Maret.
Serangan tersebut mengenai bagian kompleks yang pada siang hari digunakan oleh ratusan orang untuk bekerja. Dampaknya, tiga lantai gedung mengalami kerusakan parah, termasuk fasilitas yang digunakan oleh badan intelijen Central Intelligence Agency (CIA).
Selain itu, serangan tersebut memicu kebakaran besar yang berlangsung hingga setengah hari. Akibatnya, sebagian area kompleks mengalami kerusakan permanen yang tidak dapat diperbaiki.
Seorang sumber yang mengetahui kejadian tersebut menyebutkan bahwa jika serangan terjadi pada jam kerja, insiden itu berpotensi menimbulkan korban jiwa dalam jumlah besar.
Namun, pada saat kejadian, Kementerian Pertahanan Arab Saudi menyatakan bahwa serangan tersebut hanya menyebabkan kebakaran kecil dan kerusakan ringan.


