Menurut Kevin, pola kerja ini sudah menjadi bagian dari kesepakatan jangka panjang antara Kelme dan PSSI.
Dengan demikian, perubahan desain jersey tidak bisa dilakukan secara sepihak oleh apparel tanpa melalui proses diskusi dan persetujuan bersama.
Lebih lanjut, Kevin mengungkapkan bahwa publik tidak perlu khawatir mengenai inovasi desain ke depan.
Ia memastikan bahwa setiap musim akan selalu ada pembaruan untuk jersey kandang (home) maupun tandang (away) Timnas Indonesia.
“Yang pasti di setiap tahun atau season, Kelme dan PSSI akan menghadirkan desain terbaru. Itu yang bisa kami berikan sebagai gambaran,” katanya.
Meski demikian, Kevin juga memberikan sinyal bahwa pihaknya tengah menyiapkan kejutan khusus bagi para penggemar sepak bola nasional.
Ia menyebut akan ada desain spesial yang dirancang langsung oleh Kelme untuk meningkatkan antusiasme publik.
Kejutan tersebut, lanjut Kevin, diharapkan dapat menjawab ekspektasi masyarakat sekaligus memperkuat identitas Timnas Indonesia di mata internasional.
Namun, ia belum mengungkapkan secara rinci terkait waktu peluncuran maupun konsep desain yang dimaksud.
“Di tengah-tengah akan ada kejutan spesial dari kami. Kami berharap desain tersebut bisa mendapat respons positif dari komunitas dan konsumen,” ujarnya.
Perdebatan mengenai desain jersey Timnas Indonesia memang bukan hal baru. Setiap peluncuran seragam baru kerap memicu diskusi publik, terutama di era digital ketika respons masyarakat dapat dengan cepat tersebar melalui media sosial.
Pengamat sepak bola menilai, tingginya perhatian publik terhadap desain jersey menunjukkan besarnya kecintaan masyarakat terhadap Timnas Indonesia.


