“Tidak ada pemain yang down, semuanya ingin menunjukkan performa terbaiknya,” kata Dian.
Keberhasilan menjuarai Bekasi Junior League 2026 menjadi modal penting bagi SF Barret untuk menghadapi kompetisi yang lebih tinggi.
Tim kini mulai mempersiapkan diri mengikuti Liga Jawa Barat kelompok usia 13 tahun yang dijadwalkan berlangsung pada Juni mendatang.
Dian optimistis timnya mampu bersaing di level Jawa Barat apabila para pemain tetap menjaga disiplin latihan dan semangat berkembang.
Ia berharap pengalaman menjuarai kompetisi di tingkat Bekasi dapat meningkatkan motivasi pemain untuk terus berprestasi.
Selain memburu gelar, SF Barret juga memiliki visi jangka panjang dalam membina atlet muda. Akademi tersebut ingin mencetak pemain yang tidak hanya memiliki kemampuan teknik, tetapi juga karakter kuat dan identitas permainan yang khas.
Menurut Dian, pembinaan usia dini menjadi fondasi penting untuk melahirkan pemain berkualitas yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.
Karena itu, SF Barret terus berupaya memberikan pendidikan olahraga yang seimbang antara teknik, disiplin, mental, dan kerja sama tim.
“Kami tidak hanya berpikir soal juara, tetapi bagaimana setiap pemain punya ciri khas dan karakter, serta ke depan bisa menembus tim nasional,” pungkasnya.
Prestasi SF Barret di Bekasi Junior League 2026 sekaligus menjadi gambaran bahwa pembinaan futsal usia dini di Bekasi terus berkembang.
Kehadiran akademi yang konsisten melakukan pembinaan diharapkan dapat melahirkan lebih banyak talenta muda potensial untuk masa depan futsal Indonesia.


