
Inspirasi Shaq dari Dr. J
O’Neal juga mengungkapkan bahwa Julius Erving adalah sosok yang menginspirasinya untuk menjadi pemain NBA. Menyaksikan aksi Dr. J secara langsung, kata Shaq, merupakan pengalaman terbaik yang membuatnya bersemangat menekuni basket profesional.
Bagi generasi 1970–1980-an, Erving memang ikon yang mengubah wajah NBA. Ia memadukan dominasi, gaya bermain penuh hiburan, dan prestasi. Catatannya pun tak main-main: 16 kali All-Star, empat kali MVP NBA, serta juara NBA 1983.
Dr. J dikenang bukan hanya karena prestasi, tetapi juga karena gayanya yang penuh imajinasi. Aksinya dalam Final NBA 1980, saat melakukan reverse scoop shot di udara, masih menjadi salah satu momen paling ikonik dalam sejarah liga.

Dengan pernyataan ini, Shaquille O’Neal kembali menegaskan bahwa perdebatan tentang siapa pemain terbaik sepanjang masa seharusnya dilihat berdasarkan era. Dan bagi dirinya, Julius Erving pantas disejajarkan dengan Michael Jordan sebagai ikon yang membentuk wajah modern NBA.


