Sidang Sengketa Tambang Nikel: Dua Terdakwa Tegaskan Patok Dipasang di IUP PT WKM

“Saksi ahli dari BRIN, Dr. Lutfi, menyebut PT Position sebagai ‘penumpang gelap’ di lahan tersebut. Konsesi itu diberikan negara kepada PT WKS, dan tidak boleh diperjanjikan ulang,” tegas Kaligis.

Ia mengibaratkan situasi ini seperti “maling teriak maling”, di mana pihak yang tidak memiliki hak atas lahan justru melaporkan pihak yang sah secara hukum.

Koordinator Perkumpulan Aktivis Maluku Utara, Yohannes Masudede, yang mengikuti persidangan sejak awal, menilai keterangan kedua terdakwa konsisten dengan saksi ahli dan saksi fakta yang sebelumnya dihadirkan.

“Mereka memasang patok berdasarkan perintah atasan, dan pemasangannya dilakukan di IUP milik mereka sendiri. IUP itu diberikan negara, jadi mereka punya hak penuh memasang batas wilayah,” ujarnya.

Baca Juga :   455 Personel Polisi Amankan Kampanye Pilkada di Jakarta Hari Ini

Yohannes menilai seluruh rangkaian bukti menunjukkan adanya dugaan kuat bahwa PT Position melakukan illegal mining.

“Mengapa mereka membuka jalan dan menambang di wilayah IUP orang lain? Itu jelas pelanggaran hukum,” tegasnya.

Terkait ketidakhadiran Direktur PT WKS, Yohannes menganggap hal ini mengindikasikan adanya kejanggalan dalam perjanjian kerja sama antara PT WKS dan PT Position.

“Kalau tidak ada yang salah, kenapa tidak pernah hadir? Keterangannya sangat menentukan,” katanya.

Ia menutup pernyataannya dengan memastikan bahwa para aktivis akan mengawal kasus ini hingga putusan akhir.

“Ini seharusnya perkara perdata, bukan pidana, karena unsur dakwaan JPU soal penguasaan lahan tidak terbukti.”

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share post:

Subscribe

spot_img

Popular

More like this
Related

Video Live Sarwendah Viral, Netizen Bereaksi Keras dan Ruben Onsu Tuai Dukungan Rekan Artis

JAKARTA,TERMINALNEWS.CO – Polemik yang melibatkan Sarwendah dan mantan suaminya,...

Arab Saudi Mulai Siapkan Haji 2027, Kontrak Layanan dan Akomodasi Dibuka Lebih Awal

ARAB SAUDI,TERMINALNEWS.CO -| Pemerintah Arab Saudi mulai mengambil langkah...

BGN Tata Ulang Program Makan Bergizi Gratis, Fokus pada Efektivitas dan Kelompok Prioritas

JAKARTA,TERMINALNEWS.CO – Badan Gizi Nasional (BGN) mulai melakukan penataan...

Monster Pabrik Rambut Angkat Horor Budaya Kerja Toksik, Edwin: Monster Sebenarnya Adalah Sistem yang Tidak Manusiawi

JAKARTA,TERMINALNEWS.CO -| Film horor fantasi terbaru Monster Pabrik Rambut...