Lebih dari itu, Mengabdi Untuk Negeri berarti kita harus siap memberikan yang terbaik, bukan hanya dalam tataran pelayanan publik, tetapi juga dalam kepastian hukum, perlindungan hak asasi manusia, serta pembentukan regulasi yang berpihak kepada masyarakat. Kita harus dapat menjadi garda terdepan dalam mewujudkan negara hukum yang berkeadilan dan demokratis.

Kemudian Sukarno Ali memberikan arahan dan apresiasi atas pelaksanaan upacara hari ini. Ia menekankan bahwa semangat pengayoman harus terus dihidupkan dalam setiap tindakan dan pelayanan kepada warga binaan dan masyarakat. Sukarno Ali juga mengapresiasi dedikasi seluruh pegawai Rutan Cipinang yang telah berperan aktif dalam mewujudkan pelayanan yang optimal, serta menyuarakan bahwa pengabdian kepada negeri adalah fondasi dalam mewujudkan cita-cita menuju Indonesia Emas 2045.
Dalam upacara tersebut, ada momen emosional ketika Sukarno Ali mengungkapkan bahwa upacara ini akan menjadi hari terakhirnya sebagai Kepala Rutan Cipinang. “Hari ini menjadi hari yang sangat istimewa bagi saya. Selain memperingati Hari Pengayoman, ini juga menjadi hari terakhir saya menjabat sebagai Kepala Rutan Cipinang.

“Saya ingin berterima kasih kepada seluruh jajaran yang telah memberikan dukungan tanpa henti selama masa jabatan saya. Saya sangat bersyukur atas kerjasama dan dedikasi yang telah kita bangun bersama. Saya berharap Rutan Cipinang akan terus berkembang menjadi lingkungan yang mengedepankan kebersamaan dan semangat untuk maju bersama demi masa depan yang lebih baik,” ucapnya dengan suara bergetar.


