TAPANULI TENGAH,TERMINALNEWS.CO – Pemerintah bersama Yayasan Budha Tzu Chi Indonesia memulai pembangunan hunian tetap bagi masyarakat terdampak bencana alam di Sumatera Utara. Pembangunan ini diawali dengan peletakan batu pertama di beberapa lokasi seperti Tapanuli Tengah, Sibolga, dan Tapanuli Utara.
Menteri Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, dalam sambutannya mengatakan, program pembangunan hunian tetap ini merupakan bagian dari arahan langsung Presiden Prabowo Subianto, yang bertujuan untuk memberi solusi permanen kepada warga terdampak bencana.
“Melalui pembangunan hunian tetap ini, kami ingin memastikan bahwa warga yang terdampak bencana mendapatkan rumah yang aman, layak, dan sesuai dengan kebutuhan mereka. Ini bukan hanya tentang membangun fisik rumah, tetapi juga membangun ekosistem kehidupan sosial yang berkelanjutan,” kata Maruarar.
Peletakan batu pertama dilaksanakan di Tapanuli Tengah dengan dihadiri oleh pimpinan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, Sugianto Kusuma (Aguan), serta pejabat lokal, seperti Wali Kota Sibolga Akhmad Syukri Nazry dan Ketua DPRD Kota Sibolga Ansar Afandi Paranginangi.
Pembangunan hunian tetap ini juga diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan pasca-bencana. Menteri Maruarar menegaskan bahwa pihaknya akan terus berkoordinasi dengan berbagai lembaga negara, seperti TNI, Polri, BNPB, dan kementerian terkait untuk mempercepat proses pembangunan dan distribusi bantuan.
“Ini adalah bentuk nyata kehadiran negara bagi masyarakat yang tengah menghadapi kesulitan. Semua pihak harus bersinergi untuk memberikan bantuan secepat dan sebaik mungkin,” tambahnya.


