Pertandingan berjalan ketat hingga tiga set, namun Aqila takluk dengan skor 2-6, 6-2, 3-6. Dengan hasil ini, Aqila menutup fase penyisihan sebagai juru kunci Grup A.
Nasib serupa juga dialami wakil Indonesia lainnya, Tegar Abdi Satrio Wibowo. Petenis kelahiran 3 Maret 2003 itu tidak berdaya menghadapi kekuatan Alex Klincharov asal Australia.
Tegar harus menyerah dua set langsung dengan skor identik 2-6, 2-6. Kekalahan ini memastikan langkahnya terhenti di fase grup tanpa satu pun kemenangan.
Dengan tumbangnya ketiga wakil Indonesia, peluang tuan rumah untuk melangkah ke semifinal pun resmi tertutup.
Sesuai regulasi turnamen, hanya juara grup yang berhak melaju ke babak empat besar untuk memperebutkan peringkat satu hingga empat.
Empat tiket semifinal akhirnya direbut petenis asing. Dari Grup A, Alexander Chang asal Amerika Serikat memastikan tempat di semifinal, sementara dari Grup B, rekannya senegara, Luca Liu, juga melaju.
Sementara itu, dari Grup C, petenis Rumania Vladislav Melnic berhasil menembus babak empat besar. Tiket terakhir direbut petenis Ekuador, Patricio Alvarado, yang tampil dominan di Grup D.
Kegagalan wakil Indonesia di Bali kali ini menjadi catatan penting menjelang seri-seri berikutnya, termasuk M-25 yang akan digelar dalam waktu dekat.
Masalah konsistensi permainan, fokus saat memimpin, serta kegagalan memanfaatkan momentum penting menjadi faktor utama yang perlu diperbaiki para petenis Indonesia.
Turnamen UTR Pro Tennis Tour Bali 2025 sendiri merupakan bagian dari rangkaian kompetisi internasional yang digelar di berbagai negara.


