Tiga Wartawan Rasakan Energi Spiritual di Situs Megalitikum Tertua Nusantara, Gunung Padang

“Kodok bermata putih itu penanda tempat suci, sementara cacing palu menyerap energi negatif agar harmoni tetap terjaga,” ujarnya.

Widya, yang sejak awal terdiam, akhirnya berbicara pelan,

“Di sini saya merasa alam berbicara lewat diamnya. Batu, langit, dan bintang seperti saling berbisik, mengingatkan kita agar tidak lupa pada keseimbangan.”

Malam itu, mereka tidak hanya menapaki gunung, tetapi juga menyusuri diri sendiri. Dalam keheningan Gunung Padang di Cianjur, mereka menemukan makna kehidupan yang dihadirkan Tuhan melalui harmonisasi alam — resonansi yang menyatukan bumi dan langit, seperti denyut waktu yang tak pernah padam.

Baca Juga :   Angklung Udjo Ecoland Bawa Harmoni Nusantara ke World Expo Osaka 2025, Pertamina Patra Niaga Dukung Pelestarian Budaya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share post:

Subscribe

spot_img

Popular

More like this
Related

Rano Karno: Warisan Bung Karno Harus Dihidupkan dalam Tindakan, Bukan Sekadar Kenangan

JAKARTA,TERMINALNEWS.CO — Bulan Juni kembali menjadi ruang refleksi bagi...

Samuel Goes To School Hadir di SMKN 26 Jakarta, Ubah Suasana Pascaujian Menjadi Penuh Inspirasi

JAKARTA,TERMINALNEWS.CO — Pekan ujian yang melelahkan akhirnya terbayar dengan...

DPRD Nias Selatan Setujui Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Pj Sekda Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas

NISEL, SUMATERA UTARA, TERMINALNEWS.CO,- DPRD Kabupaten Nias Selatan melaksanakan...

Adaptasi Novel Pidi Baiq, Dan Bandung Hadirkan Romansa Remaja yang Manis dan Relatable

JAKARTA,TERMINALNEWS.CO -| Bandung kembali menjadi panggung kisah cinta. Namun...