4. Kebersihan peralatan dan area kerja dengan memeriksa kebersihan seluruh peralatan masak, area dapur, tempat penyajian makanan, toilet, hingga pengelolaan sampah.
5. Higienitas personal pekerja dengan memastikan para pekerja katering memiliki pemahaman dan praktik higienitas yang baik, seperti mencuci tangan pakai sabun dengan baik sebelum dan setelah bekerja, serta menggunakan alat pelindung diri (APD seperti sarung tangan, masker, penutup kepala) yang sesuai.
6. Pengujian sampel makanan dan pengukuran kualitas lingkungan. Hal tersebut dilaksanakan guna memastikan tidak adanya kandungan bakteri atau zat berbahaya pada makanan dan kualitas lingkungan, termasuk bagaimana pihak katering melakukan pengendalian vektor serta binatang pembawa penyakit.
Selain melakukan inspeksi ke katering, tim ini juga melakukan pemantauan terhadap sanitasi lingkungan di penginapan-penginapan jemaah, termasuk kebersihan kamar mandi, toilet, pengelolaan sampah, dan pengukuran kualitas lingkungan. Upaya ini dilakukan secara terintegrasi untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman bagi seluruh jemaah haji Indonesia selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
Dengan inspeksi rutin dan pengawasan kesehatan lingkungan, KKHI Madinah berharap dapat memberikan jaminan kualitas dan keamanan pangan bagi seluruh jemaah haji Indonesia, sehingga mereka dapat beribadah dengan tenang dan fokus, serta terhindar dari risiko gangguan kesehatan akibat makanan yang tidak layak


