Komposisi tersebut dinilai cukup seimbang dalam menjaga intensitas permainan, baik saat menyerang maupun bertahan.
Meski unggul sejak menit awal, Indonesia tidak mampu menambah gol. Beberapa peluang emas yang tercipta gagal dimaksimalkan akibat penyelesaian akhir yang kurang maksimal.
Situasi ini membuat jalannya laga tetap terbuka hingga menit-menit akhir, dengan Malaysia terus berupaya mencari gol penyeimbang.
Usai pertandingan, pelatih Timnas Futsal Indonesia U-19 Naim Hamid Salim mengakui laga melawan Malaysia bukan pertandingan yang mudah.
Ia menilai lawan memiliki kualitas pemain yang baik serta organisasi pertahanan yang solid.
“Pertandingan hari ini sangat sulit. Malaysia memiliki pemain-pemain bagus dan pertahanan yang sangat kuat. Namun kami tetap fokus pada tim kami sendiri. Alhamdulillah kami bisa mendapatkan tiga poin hari ini, meski masih banyak aspek yang harus kami tingkatkan,” ujar Naim.
Naim juga menyoroti masalah penyelesaian akhir yang masih menjadi pekerjaan rumah bagi timnya. Menurutnya, hal tersebut wajar mengingat mayoritas pemain masih berada pada fase pengembangan sebagai pemain usia muda.
“Kami masih kesulitan dalam finishing. Ini bagian dari proses bagi pemain-pemain usia 19 tahun. Dengan masa persiapan yang hanya sekitar tiga minggu, fokus kami adalah terus memperbaiki diri agar performa tim semakin baik di laga-laga berikutnya,” tambahnya.
Lebih lanjut, Naim tetap optimistis menatap fase selanjutnya, termasuk potensi pertemuan dengan tim-tim kuat seperti Vietnam dan Thailand.


