“Ketika kami bermain dengan lima pemain di belakang, dukungan ke depan memang lebih sedikit. Jadi kami harus memaksimalkan counter attack,” katanya.
Meski gagal meraih kemenangan, Kurniawan tetap memberikan apresiasi terhadap kerja keras para pemainnya. Ia menilai para pemain mampu menjalankan instruksi dengan baik, terutama dalam menjaga organisasi pertahanan.
Menurutnya, disiplin bertahan yang ditunjukkan tim menjadi salah satu aspek positif yang bisa menjadi modal penting ke depan. Namun demikian, ia menekankan perlunya peningkatan dalam hal efektivitas serangan dan penyelesaian akhir.
Menanggapi kritik dari pelatih Vietnam yang menginginkan pertandingan berlangsung lebih terbuka, Kurniawan menegaskan bahwa strategi yang diterapkan merupakan bagian dari rencana jangka panjang tim.
Ia menyebut pendekatan defend dan counter attack sengaja dipilih untuk melatih kesiapan tim menghadapi kompetisi yang lebih berat.
“Kami memang sengaja bermain defend counter. Kami tunggu mereka di area sendiri dan berharap bisa melakukan serangan balik,” ujarnya.
Lebih lanjut, Kurniawan mengungkapkan bahwa tim pelatih akan segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap skuad. Dari total 50 pemain yang masuk dalam daftar awal, nantinya akan dipilih 23 pemain terbaik untuk memperkuat Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia.
Ia juga menyebut adanya tambahan tiga pemain baru dalam skuad, yakni Matt Baker, Noah, dan Mike yang berposisi sebagai penjaga gawang. Penambahan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan kedalaman tim.


