Perbedaan karakter vokalis turut memberi nuansa baru pada lagu ini. Jika sebelumnya dibawakan oleh penyanyi perempuan, kini “Cinta Kita” hadir dengan perspektif vokal laki-laki yang memberikan warna emosional berbeda.
Meski demikian, proses pengerjaan lagu ini tidak sepenuhnya tanpa tantangan. Fabio sempat mengusulkan agar lagu dibuat lebih upbeat, namun akhirnya disepakati untuk tetap mempertahankan nuansa ballad.
“Lagu ini sudah punya tempat khusus di hati banyak orang, jadi tantangannya adalah menjaga roh aslinya agar tidak hilang,” ujar Fabio.
Tohpati pun menegaskan bahwa meski dua single remake terakhirnya bernuansa ballad, album terbarunya nanti tidak akan sepenuhnya berisi lagu-lagu mellow. Ia memastikan akan ada variasi tempo, termasuk lagu-lagu upbeat seperti “Panah Asmara”.
Melalui “Cinta Kita” versi terbaru, Tohpati dan Fabio berharap lagu ini dapat menjadi jembatan antara generasi lama dan baru.
Single “Cinta Kita” versi remake kini sudah dapat dinikmati di seluruh platform musik digital.


