Olimpiade catur kali ini merupakan Olimpiade Catur terakhir di akhir masa kepemimpinan Utut Adianto.
Ia berharap, siapapun nanti penerusnya sebagai Ketua Umum PB Percasi akan tetap berkomitmen untuk mengirimkan atlet catur di setiap ajang Olimpiade.
“Karena sekali saja kita absen di Olimpiade, akibatnya kita akan terdegradasi,” kata Utut.
Komposisi Tim Catur Indonesia Putra-Putri ke Olimpiade Catur 2024, merupakan perpaduan antara para pemain junior (yang baru pertama berlaga di Olimpiade) serta dua pemain senior yang memperkuat tim putri.
Tim Putra :
Andrean Susilodinata (rating 2393), Zacky Dhia Ulhaq (2203), Satria Duta Cahaya (2219), Fabian Glen Mariano (2121), dan Reynard Kristopher (2114), dengan Kapten tim Kristianus Liem.
Tim Putri:
Lindri Juni Widjayanti (rating 2155), Evi Liandiawati (1940), 2024 adalah D Angel Ruth Nugroho (1939), Evi Yuliana (1914), Clementia Adeline (1550), dengan Kapten Tim Lisa Lumongdong.
Selain para pemain tersebut, tim yang akan turut mendampingi dan juga mengikuti FIDE Congress adalah dr Dwi Hatmisari Ambarukmi, Herman Kurniadi, Merry Damayanti, dan Urry Kartopati.
Kepada tim Olimpiade yang akan berlaga, kembali Utut menyampaikan, “Orang yang akan berhasil. Adalah orang yang kerja kerasnya tanpa beban”.


