Rano menegaskan, Pemprov DKI akan mengajak masyarakat beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi umum melalui berbagai media.
“Seperti media sosial, Program Rabu Angkutan Umum bagi seluruh pegawai Pemprov DKI Jakarta, sosialisasi langsung ke sekolah-sekolah di Jakarta, serta kerja sama dengan stasiun radio,” ucap Rano.
Ia juga menyampaikan, Pemprov DKI akan terus mengembangkan kawasan Transit Oriented Development (TOD), penyediaan sarana transportasi umum massal, mendorong pemanfaatan park and ride, dan memberikan subsidi transportasi.
“Ini sebagai upaya penyediaan angkutan umum massal guna mencapai kenaikan jumlah penumpang serta presentase perjalanan di DKI Jakarta yang menggunakan angkutan umum,” kata Rano.
Jawaban juga diungkapkan Rano atas pandangan umum dari Fraksi PKS, Fraksi Partai NasDem dan Fraksi Partai Demokrat-Perindo terkait optimalisasi penyelenggaraan Job Fair untuk mengurangi tingkat pengangguran.
Pemprov DKI, kata dia, akan berinovasi melakukan pengembangan teknis terhadap aplikasi pendukung pencaharian kerja.
“Sistem digital yang andal dan mudah diakses dapat mempertemukan pencari kerja dan pemberi kerja secara efisien,” tegas Rano.
Menjawab Fraksi PKS, Fraksi Partai Gerindra, Fraksi Partai NasDem, Fraksi Partai Demokrat-Perindo dan Fraksi PSI terkait pendistribusian pangan murah bersibsidi, Pemprov DKI telah membuat aplikasi pendaftaran online pangan bersubsidi yang terintegrasi dengan sistem whitelist PT. Bank Jakarta dan berbasis NIK.
“Hanya penerima manfaat terdaftar yang dapat membeli pangan bersubsidi. Jika mengalami kesulitan melakukan pendaftaran online, akan difasilitasi di lokasi penjualan lingkup Perumda Pasar Jaya terdekat atau RPTRA yang terjadwal,” ungkap Rano.


