Ferry Juliantono: RUU Perkoperasian Jadi Momentum Perkuat Peran Koperasi Sebagai Pilar Ekonomi Nasional

“Kadang-kadang perkembangan digitalisasi lebih canggih dan advance, sementara kegiatannya belum ada. Sehingga platform-platform yang anak-anak muda bikin itu tidak berkembang karena memang tidak didukung oleh aktivitas ekonomi riilnya,” paparnya.

Wamenkop Ferry memastikan bahwa secara umum tidak ada kendala berarti dalam penyusunan draft RUU Perkoperasian. Saat ini sinergi antara Kemenkop, Badan Legislasi, dan Komisi VI DPR RI berjalan harmonis sehingga mendukung bagi upaya percepatan pengesahan UU baru.

“Rasanya tidak ada kendala. Kami dari Kementerian Koperasi menargetkan undang-undang perkoperasian yang baru itu harus lahir. Mohon doa dan dukungan Bapak-Ibu semuanya,” katanya.

Berkaitan dengan program pembentukan Koperasi Desa/ Kelurahan (Kopdes/ Kel) merah Putih, Wamenkop Ferry Juliantono berharap dengan kehadiran UU yang baru tentang perkoperasian akan semakin memperkuat ekosistem pengembangan koperasi di Indonesia. Koperasi-koperasi yang saat ini sudah aktif berjalan diharapkan juga akan semakin tumbuh berkembang dengan baik berkat adanya payung hukum yang baru.

Baca Juga :   Satu Tahun Kabinet Merah Putih: UMKM Naik Kelas, Ekonomi Rakyat Menguat

pul 310

Melalui UU Perkoperasian yang baru, Wamenkop optimis aktivitas ekonomi riil dapat dijalankan dengan baik termasuk oleh Kopdes/ Kel Merah Putih yang dalam waktu dekat akan diluncurkan pada 12 Juli 2025 bertepatan dengan Hari Koperasi Nasional.

“Selama ini ada sekitar 22 regulasi yang saya catat yang membatasi ruang lingkup kegiatan koperasi. Nah, sekarang kita akan bongkar itu (melalui RUU Perkoperasian),” tandasnya.

Ke depan, sambung Wamenkop, koperasi-koperasi yang aktif dapat turut berperan dalam upaya membangun ekosistem bisnis yang kondusif terutama setelah adanya Kopdes/ Kel Merah Putih. Keterlibatan berbagai pihak termasuk Gerakan koperasi menjadi kunci bagi upaya mengembalikan peran koperasi sebagai Soko Guru Perekonomian Nasional sebagaimana yang dicanangkan oleh para tokoh/ pendiri koperasi di Indonesia.

Baca Juga :   Floriculture Indonesia International Expo 2025 Pertemukan Pelaku Usaha Tanaman Hias dan Masyarakat Pecintanya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share post:

Subscribe

spot_img

Popular

More like this
Related

Monster Pabrik Rambut Angkat Horor Budaya Kerja Toksik, Edwin: Monster Sebenarnya Adalah Sistem yang Tidak Manusiawi

JAKARTA,TERMINALNEWS.CO -| Film horor fantasi terbaru Monster Pabrik Rambut...

Joe Taslim Dalami Peran Jurnalis Investigasi Lewat Dokumenter Human Trafficking, Siap Tampil Garang di The Furious

JAKARTA,TERMINALNEWS.CO – Aktor laga Indonesia Joe Taslim mengaku melakukan...

Float Rayakan Proses Bertumbuh Lewat Single Baru “The Mirror Song (Constant Changes)”

JAKARTA,TERMINALNEWS.CO -| Merajut harmoni kehidupan melalui musik selama lebih...

Alien Jatuh di Madura, Bayu Skak Hadirkan Komedi Sci-Fi Segar Lewat Film Foufo

JAKARTA,TERMINALNEWS.CO — Bayangkan jika sebuah UFO benar-benar jatuh di...