“Saya mewakili pemain, kami sangat siap untuk laga besok sore. PSMS Medan bukan lawan yang mudah, tapi kami bertekad untuk bisa meraih tiga poin,” kata Agus.
Optimisme yang disampaikan Agus mencerminkan kesiapan mental skuad Garudayaksa.
Ia juga menilai pertandingan ini akan menjadi ujian penting bagi tim untuk menunjukkan perkembangan performa mereka.
Menariknya, laga ini juga menghadirkan nuansa emosional bagi Widodo. Ia sebelumnya pernah bekerja sama dengan pelatih PSMS Medan saat ini, Eko Rudianto.
Meski memiliki kedekatan secara profesional di masa lalu, Widodo menegaskan bahwa pertandingan kali ini tetap berjalan secara profesional.
“Kalau masih bersama, mungkin bisa saja bercanda minta mengalah. Tapi sekarang kami sudah tidak bersama. PSMS punya target mereka sendiri, dan kami juga punya target sendiri,” ungkap Widodo.
Ia menggambarkan Eko sebagai sosok pelatih yang ulet dan tidak mudah menyerah. Hal tersebut menjadi salah satu alasan mengapa ia meminta para pemainnya untuk tetap waspada sepanjang pertandingan.
“Coach Eko itu orangnya ulet dan tidak mau putus asa. Jadi saya harap pemain tetap waspada. Apa yang sudah kami latih harus bisa dijalankan di pertandingan nanti,” tambahnya.
Widodo juga menekankan bahwa sesi latihan yang dijalani tim bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian penting dari persiapan taktikal menghadapi lawan.
Ia ingin para pemain benar-benar memahami dan menerapkan setiap instruksi yang diberikan.
“Latihan itu merupakan bagian dari strategi untuk pertandingan. Jadi jangan dianggap remeh. Bagi saya, tidak ada tim yang mudah dikalahkan,” tegasnya.


