-
LaLiga: 33 laga, 29 gol, 3 assist
-
UCL: 14 laga, 7 gol
-
Copa del Rey: 4 laga, 2 gol
6. Marcus Thuram (Inter Milan / Prancis)
Thuram menjadi bagian penting dari kesuksesan Inter Milan menjuarai Serie A ke-20 kalinya. Dengan gaya bermain yang aktif dan kreatif, ia menyumbang 14 gol dan 7 assist di liga domestik.
Statistik 2024/25:
-
Serie A: 32 laga, 14 gol, 7 assist
-
UCL: 13 laga, 4 gol
7. Serhou Guirassy (Borussia Dortmund / Guinea)
Guirassy sukses menjadi ujung tombak baru Borussia Dortmund setelah tampil luar biasa bersama Stuttgart musim sebelumnya. Ia mencetak 21 gol di Bundesliga dan menjadi top skor bersama di Liga Champions dengan 13 gol.
Statistik 2024/25:
-
Bundesliga: 30 laga, 21 gol, 4 assist
-
UCL: 14 laga, 13 gol, 5 assist
8. Alexander Sorloth (Atletico Madrid / Norwegia)
Setelah tampil tajam di Villarreal, Sorloth melanjutkan performa apiknya di Atletico Madrid. Ia mencetak 17 gol di LaLiga meski harus bersaing dengan nama-nama besar di lini depan.
Statistik 2024/25:
-
LaLiga: 34 laga, 17 gol, 2 assist
-
Copa del Rey: 7 laga, 4 gol
9. Inaki Williams (Athletic Club / Spanyol)
Williams bukan hanya simbol Athletic Bilbao, tapi juga sosok pekerja keras yang tak kenal lelah. Ia menyumbang 6 gol dan 8 assist di LaLiga serta 5 gol di Liga Europa.
Statistik 2024/25:
-
LaLiga: 34 laga, 6 gol, 8 assist
-
Liga Europa: 12 laga, 5 gol
10. Jonathan David (LOSC Lille / Kanada)
David mungkin bukan nama populer, tapi ketajamannya tak bisa dipungkiri. Ia telah mencetak 97 gol sejak bergabung dengan Lille dan tampil tajam di Liga Champions musim ini dengan 7 gol.
Statistik 2024/25:


