Ruud Gullit Sebut Roberto Mancini Sebagai Rekan Setim Paling Diremehkan

LONDON, TERMINALNEWS.CO – Legenda sepak bola Belanda, Ruud Gullit, mengungkapkan bahwa mantan rekan setimnya di Sampdoria,

Roberto Mancini, adalah pemain paling diremehkan yang pernah bermain bersamanya. Pernyataan ini disampaikan Gullit dalam podcast Stick to Football yang baru-baru ini dirilis.

Gullit, yang dikenal dengan gaya bermain serba bisa dan rambut gimbal khasnya, adalah salah satu pesepak bola terbaik di eranya. Ia memenangkan Ballon d’Or pada tahun 1987 dan menjadi runner-up setahun setelahnya.

Bersama AC Milan, ia meraih tiga gelar Serie A dan dua trofi European Cup, serta membawa Timnas Belanda menjuarai Piala Eropa 1988.

Meski sempat bermain dengan legenda-legenda besar seperti Frank Rijkaard, Paolo Maldini, Franco Baresi, Marco van Basten, Ronald Koeman, dan Carlo Ancelotti, Gullit menyoroti Mancini sebagai sosok yang paling tak mendapat pengakuan yang pantas.

Baca Juga :   Al Azhar Youth Soccer Cup 2025: Ajang Pembinaan Bakat Muda Sepak Bola Indonesia
pul 118
Roberto Mancini (cnn)

Kolaborasi Bersejarah di Sampdoria

Karier Gullit di AC Milan mulai menurun saat Fabio Capello mengambil alih pada awal 1990-an. Terbatasnya kuota pemain asing membuat Gullit harus tersisih.

Pada musim 1992/93, ia dipinjamkan ke Sampdoria, dan di sanalah ia menjalin kemitraan dengan Roberto Mancini, salah satu pemain terbaik Italia pada masanya.

Dalam dua musim bermain bersama, Gullit dan Mancini mencetak total 41 gol dari 55 pertandingan, termasuk 27 gol pada musim 1993/94 yang membawa Sampdoria finis di posisi ketiga Serie A dan meraih gelar Coppa Italia.

Saya bermain bersama Mancini di lini depan – dia adalah pemain paling diremehkan yang pernah bermain dengan saya. Dia luar biasa, membuat permainan menjadi sangat mudah,” ujar Gullit.

Baca Juga :   Liga Champions: Aston Villa Gagal Raih Kemenangan Usai Gol Dianulir di Menit Akhir Lawan Juventus

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share post:

Subscribe

spot_img

Popular

More like this
Related

Dari Kepedulian Menjadi Aksi, LSPR Hadirkan Ruang Inklusif untuk Masa Depan yang Lebih Setara

BEKASI,TERMINALNEWS.CO -| Di tengah semakin kuatnya kesadaran akan pentingnya...

PSF Pancoran Kembali Jadi Panggung Bintang Muda, Liga Jakarta U-17 Sajikan Duel Menarik Akhir Pekan Ini

JAKARTA,TERMINALNEWS.CO — Memasuki pekan ketiga Juni 2026, atmosfer kompetisi...

FFI 2026 Resmi Bergulir, Sinema Indonesia Didorong Bersinar Lebih Terang di Panggung Dunia

JAKARTA,TERMINALNEWS.CO -|《Festival Film Indonesia (FFI) 2026 resmi diluncurkan di...

Kapal Pinisi Interaktif Jadi Ruang Kolaborasi Kreatif, Kemenekraf Dukung Rasi Creativity 2026

JAKARTA,TERMINALNEWS.CO — Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) mendukung pengembangan instalasi...